Buku Non Teknik
Spirit Pemuda Islam Dalam Gerakan Pembebasan Masamba Tahun 1949
Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan pemuda Islam di
Masamba tidak hanya terbatas pada perlawanan fisik, tetapi juga mencakup
gerakan sosial, pendidikan, dan keagamaan. Para pemuda membentuk
jaringan perjuangan, mengorganisasi masyarakat, serta menjadikan masjid
sebagai pusat konsolidasi dan simbol perlawanan. Spirit pembebasan mereka
berpijak pada ajaran Islam mengenai keadilan, tauhid, dan jihad fi sabilillah,
serta dimotivasi oleh realitas penindasan kolonial yang merusak tatanan sosial
dan religius masyarakat. Peristiwa Masamba Affair menjadi refleksi nyata dari
perjuangan Islam yang bersifat emansipatoris, yang menegaskan bahwa
keimanan dapat menjadi kekuatan revolusioner dalam menolak dominasi dan
ketidakadilan.
Tidak tersedia versi lain