Buku Non Teknik
Inklusi Sosial Sebagai Pendorong Transformasi Layanan Di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Maros
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan transformasi
perpustakaan berbasis inklusi sosial diwujudkan melalui berbagai program
dan kegiatan pemberdayaan masyarakat, seperti pelatihan merajut,
menganyam, komputer, tata rias, teater, parenting, dan pelatihan bahasa
inggris. Pelaksanaan program inklusi sosial dimulai dari tahap perencanaan,
penganggaran, dan penyediaan trainer. Dengan begitu, untuk menjangkau
masyarakat, pustakawan turun langsung ke lapangan dengan mengunjungi
sekolah maupun desa. Adapun dampak yang terjadi dalam penerapan inklusi
sosial pada peningkatan akses dan partisipasi masyarakat terlihat dari
konsistensi kegiatan serta meningkatnya peran pustakawan yang lebih adaptif
dan responsive terhadap kebutuhan masyarakat. Meskipun demikian,
penelitian ini terdapat kendala dalam penerapan inklusi sosial yakni
keterbatasan sumber daya manusia dan belum tersedia sarana dan prasarana
layanan disabilitas.
Tidak tersedia versi lain