Buku Non Teknik
Gerakan Kemerdekaan Cut Nyak Dhien dalam Perang Aceh 1899-1906 M (Studi tentang Semangat Kebangsaan Perempuan)
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, Cut Nyak Dhien
merupakan sosok perempuan pejuang yang tangguh, berjiwa patriotik,
religius, dan memiliki kemampuan kepemimpinan luar biasa yang tercermin
dalam perannya sebagai pemimpin perlawanan terhadap penjajahan Belanda
dalam Perang Aceh. Perjuangannya tidak hanya dipengaruhi oleh latar
belakang keluarga bangsawan dan religius, tetapi juga dibentuk melalui
pendidikan informal dan nonformal yang memperkuat karakter, kecerdasan,
dan semangat jihad menjadikannya simbol perlawanan dan inspirasi nasional
hingga akhir hayatnya. Kedua, Cut Nyak Dhien berhasil memimpin perlawanan
terhadap Belanda pada Perang Aceh (1899–1906 M) dengan menerapkan
strategi perang gerilya yang efektif, yaitu memanfaatkan medan Aceh yang
sulit dijangkau seperti hutan dan pegunungan untuk melakukan serangan
mendadak dan berpindah dengan cepat. Strategi ini diperkuat oleh semangat
jihad yang tinggi, meskipun di tengah tekanan militer dan berbagai tantangan
internal yang dihadapi. Ketiga, Kepemimpinan Cut Nyak Dhien dalam Perang
Aceh memberikan pengaruh besar dalam membangkitkan semangat juang
perempuan, mengobarkan jihad melawan penjajahan atas dasar keimanan,
serta menginspirasi generasi masa kini untuk menumbuhkan sikap
nasionalisme dan patriotisme yang tinggi.
Tidak tersedia versi lain