Buku Non Teknik
Tradisi Mappano Tallo Pada Masyarakat Kampung Baru Ongkoe Kecamatan Paleteang Kabupaten Pinrang (Studi Unsur-Unsur Budaya Islam)
Adapun hasil penelitian Pertama, eksistensi tradisi mappano tallo tetap
kuat karena dianggap sebagai identitas leluhur dan memiliki fungsi sosial
penting sebagai perekat hubungan kekeluargaan serta menjaga keseimbangan
relasi spiritual antara manusia dan kembarannya. Masyarakat memaknainya
sebagai kewajiban adat yang tidak boleh ditinggalkan. Kedua, proses
pelaksanaan ritual dimulai dengan makkita asso (penentuan hari baik),
penyiapan sesaji berupa sokko patangrupa, ayam kampung, dupa, dan telur
yang masing-masing memiliki simbol elemen kehidupan. Ritual dipimpin oleh
sanro, kemudian persembahan dibawa ke lokasi sakral, yaitu sungai, tempat di
mana Lindru diyakini bermukim. Tahap pemanggilan, doa, penyerahan
persembahan, hingga pelepasan kembali ke sungai menjadi rangkaian utama
dalam ritual. Ketiga, tradisi ini mengandung nilai-nilai sosial, ekonomi dan
kekeluargaan, nilai-nilai ini turut membentuk struktur sosial masyarakat
Kampung Baru Ongkoe.
Tidak tersedia versi lain