Perpustakaan FAH UIN Alauddin

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Sejarah teori antropologi: penjelasan komprehensif
Penanda Bagikan

Text

Sejarah teori antropologi: penjelasan komprehensif

Erickson, Paul A - Nama Orang; Murphy, Liam D - Nama Orang; Mutia Nurul Izzati - Nama Orang;

Antropologi adalah disiplin ilmu yang sangat menarik tentang kehiAs manusia di masa lalu dan sekarang. Menurut tradisi di Amerika Utara, antropologi dibagi menjadi empat subdisiplin. Pertama, antropologi biologi atau fisik, yang mempelajari asal mula dan keragaman evalusi spesies Homo sapiens. Antropologi fisik mencakup paleoantropologi, vang mempelajari fosil manusia; primatologi, yang mempelajari monyet, kera. dan hewan primata lainnya; dan genetika manusia. Subdisiplin kedua adalah antropologi arkeologi, yang mempelajari artefak atau peninggalan berupa materi dari aktivitas manusia di masa lampau. Arkeologi prasejarah khusus mempelajari artefak manusia sebelum adanya bukti tulisan, sedangkan arkeologi sejarah mempelajari artefak manusia setelah adanya bukti tulisan. Arkeolog bekerja sama dengan para ahli lainnya, yakni geologi, biologi, dan sejarah. Subdisiplin ketiga, antropologi linguistik, berfokus pada sifat alamiah bahasa secara umum serta fungsi dasar, sejarah, dan sosial dari berbagai bahasa lisan dan tulisan tertentu di seluruh dunia. Subdisiplin keempat, antropologi budaya atau sosialbudaya, mempelajari kehidupan dan pemikiran manusia, atau sering disebut sebagai “budaya”. Antropologi budaya, subdisiplin paling banyak di antara lainnya, fokus mempelajari satu atau lebih wilayah atau kelompok budaya, misalnya seperti kesenian suku Inuit, religi Hopi, atau kekerabatan suku Aborigin Australia. Bersamasama, keempat subdisiplin tersebut memberikan sebuah perspektif “holistik” yang unik terhadap antropologi. Antropolog dengan cepat menegaskan bahwa pernyataan tentang “sifat manusia” hanya relevan apabila terkait dengan sifat biologis dan budaya semua orang.


Ketersediaan
#
Perpustakaan FAH UIN Alauddin (301.09) 301.09 ERI s
2022-0038
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
301.09 ERI s
Penerbit
Jakarta : Prenadamedia Group., 2018
Deskripsi Fisik
xiii, 275 hlm.; 23cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-422-611-4
Klasifikasi
301.09
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Ed. 5
Subjek
Abad Pertengahan
revolusi
Kronologi sejarah manusia
Renesans
Antropologi kesehatan--abad ke-20
Antropologi budaya
Globalisasi--abad ke-21
Antropologi sosial Inggris
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Paul A. Erickson, Liam D. Murphy
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan FAH UIN Alauddin
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?