Perpustakaan FAH UIN Alauddin

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Mohammad Natsir Dalam Kancah Perpolitikan Islam di Indonesia Pada Masa Demokrasi Parlementer (1950-1959)
Penanda Bagikan

Text

Mohammad Natsir Dalam Kancah Perpolitikan Islam di Indonesia Pada Masa Demokrasi Parlementer (1950-1959)

Andi Saputra - Nama Orang;

Skripsi ini membahas tentang 1) Mohammad Natsir mempunyai pengaruh besar dalam gerakan politik Islam pada masa demokrasi parlementer. Dalam Majelis Konstiuante Mohammad Natsir di pandang sebagai Nasionalis Islam yang memperjuangkan pemerintahan Islam dalam bernegara. 2) Adanya pergulatan ideologi (Nasinalis Islam, Nasionalis Sekuler dan Komunis) di Majelis Konstitusnte mengenai dasar negara, secara tegas Mohammad Natsir menolak Pancasila dijadikan sebagai dasar negara akibat munculnya pemikiran Soekarno yang menafsirkan pancasila secara sekuler. Dengan demikian peiode pada masa demokrasi parlementer menunjukkan konsistensinya terhadap kedinamisan sistem Islam dalam sebuah Negara modern. 3) Mohammad Natsir dalam perjuangan politik Islam melalui jalur konstitusi dengan memilih Partai Politik Islam (Masyumi) yang memperjuangkan tegaknya nilai-nilai Islam dalam kehidupan kenegaraan dan penyadaran umat Islam akan kesempurnaan nilai-nilai Islam. Disamping itu sebelum terwujud Islam sebagai dasar negara hendaklah para pemimpin umat dapat memberikan contoh akan kesempurnaan nilai-nilai Islam. Dengan adanya Dekrtit Presiden Soekarno yang menerapkan Demokrasi Terpimpin, Natsir menganggap sebuah kediktatoran dalam kepemimpinan, dan berlawanan dengan nilai-nilai keislaman. Membuat Natsir bergabung dalam PRRI, yang menghimpun tokoh-tokoh Islam yang memberontak kepada RI seperti Kartosuwirjo dan Kahar Muzakkar untuk berjuang bersama-sama, selain itu Natsir juga perancang Proklamasi RPI.


Ketersediaan
#
Perpustakaan FAH UIN Alauddin SKI 2020
SKR2022 0505
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SKI 2020
Penerbit
Makassar : FAH. Adab & Humaniora UIN ALauddin., 2022
Deskripsi Fisik
xi, 87 hlm.: 23 cm.
Bahasa
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
SKI 2020
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Mohammad Natsir
Kancah Perpolitikan
Masa demokrasi parlementer
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan FAH UIN Alauddin
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?