Buku ini berisi banyak variabel keislaman yang dihasilkan dari pemikiran para intelektual Muslim tanah iar. Diantaranya adalah Islam pluralis yang memiliki akar tradisi keberagaman yang jelas sehingga dinamika pemikiran-pemikiran keislaman benar-benar membumi di tengah-tengah masyarakat.
Buku ini berisi mengenai pembacaan fiqih sosial atau fiqih ibadah, berarti berupaya mengkaji nilai-nilai sosial kemasyarakatan dari ajaran-ajaran fiqih.
Buku ini berisi mengenai pengertian ilmu nahwu, ruang lingkup ilmu nahwu, faedah ilmu nahwu, bentuk-bentuk kata yang terkait dengan ilmu nahwu yakni isim ma'rifah dan isim nakirah, isim lima dan fi'il lima, isim mufrad dan isim mutsanna dan jamak muannats salim tentang mu'rab dan mubni.