Text
Eksistensi Komunitas an-Nadzir di kabupaten Gowa (Studi Antropologi Agam)
An Nazir adalah komunitas yang beragama Islam menempati wilayah di Kabupaten Gowa. Komunitas ini memiliki ciri berpakaian seperti orang Syiah dan aktifitas keagamaannya berbeda dengan penganut Islam lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskrepsikan eksistensi An Nazir dan untuk mengetahui aktifitas keagamaan mereka. Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan antropologi agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, KH. Syamsuri adalah yang menjadi inspirasi terbentuknya komunitas ini, dengan memberikan ajaran mirip Syiah seperti shalat lima waktu yang dilakukannya. Shalat dhuhur waktu pelaksanaannya berdekatan dengan shalat ashar, Magrib waktu pelaksanaan shalatnya diakhir waktu dan shalat isya diawal waktu, sehingga terlihat melaksanakan shalat hanya 3 waktu saja. Penampilan dan pakaian yang dipakainyapun berbeda dengan masyarakat lainnya, mereka memanjangkan rambutnya dan memberi cat warna pirang dengan pakaian memakai jubah serta surban seperti mullah di Iran. Namun, hubungan sosial kemasyarakatan yang dilakukannya berjalan baik dengan masyarakat sekitan pemukiman mereka dan kehadirannya memberi berkah bagi masyarakat sekitarnya.
No other version available