Text
Pemberontakan Rakyat Ngali Melawan Penjajahan Belanda (Tinjauan Historis)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1. latar belakang Pemberontakan
Rakyat Ngali berakar dari kebijakan kolonial Belanda yang semakin menekan
kehidupan masyarakat lokal, seperti penerapan sistem pajak yang
memberatkan, intervensi terhadap tatanan adat, serta dominasi atas
pemerintahan Kesultanan Bima. Ketidakpuasan rakyat memunculkan
gelombang perlawanan yang dipimpin oleh tokoh-tokoh lokal yang memiliki
pengaruh kuat di masyarakat. Mereka memobilisasi massa dan membangun
strategi pertahanan terhadap serangan Belanda, menjadikan Desa Ngali
sebagai pusat perlawanan. 2. Secara kronologis, Pemberontakan Rakyat Ngali
berlangsung antara tahun 1908 hingga 1909, dan meskipun akhirnya
dimenangkan oleh pihak kolonial dengan kekuatan senjata yang lebih unggul,
perlawanan ini meninggalkan jejak yang dalam dalam ingatan kolektif
masyarakat Bima. 3. Dampak dari pemberontakan ini tidak hanya berupa
kerugian materiil dan korban jiwa, tetapi juga terbentuknya semangat
nasionalisme lokal yang kuat. Pemberontakan rakyat Ngali juga berdampak
pada segala aspek kehidupan masyarakat Bima baik dalam ranah politik,
agama, sosial serta ekonomi. Hingga kini, peninggalan sejarah Pemberontakan
Rakyat Ngali tetap hidup dalam bentuk cerita lisan, tradisi, serta situs-situs
sejarah yang dihormati oleh masyarakat sebagai simbol keberanian dan
keteguhan melawan penjajahan.
No other version available