Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : 1) proes pernikahan adat masyarakat di Desa Rato Kecamatan Bolo Kabupaten Bima melalui bebrapa tahapan yang diawali dengan sodi angi (kunjungan rahasia), ne'e angi (pacaran), panati (melamar), wi'i nggahi (tunangan), mbolo weki (musyawarah), wa'a coi (antar mahar), peta kapanca (penempelan inai), lafa (akad nikah), teka ra ne'e (sumbangan), jamputa (resep…
Hasil penelitian ini menunjukkan pertama eksistensi tradisi kacapping sebelum masuknya agama Islam di tanah mandar yang peranannya sebagai sarana dalam proses pemujaan kepada roh nenek moyang namun setelah terintegrasi dengan ajaran Islam maka peranan kacaping tersebut menjadi suatu sarana yang digunakan untuk mengimplementasikan rasa syukurdan sebagai media dakwah yang terdapat dalam syair-sya…
jenis penelitian adalah fokus kepenelitian lapangan (field research) melihat langsung realitas dilapangan tentu saja peneliti tidak mengabaikan pembacaan literatur yang berhubungan dengan objek penelitian. pendekatan yang digunkan adalh pendekatan historis, antropologi, keagamaan dan sosiologi
jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan historis, sosilogi dan antropologi. adapun pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui berbagai sumber yaitu seumber data primer dan sumber data sekunder dengan melakukan observasi, wawancara, maupun.
hasil penelitian didapatkan bahwa akulturasi budaya islam dengan budaya lokal dilihat dari sudut pandang pakaian adat pengantin bugis dikabupaten wajo, dimana mereka menghasilkan pembaruan antara budaya islam dengan budaya lokal dalam kehidupan masyarakat kabupaten wajo tanpa menghilangkan unsur asli dari kebudayaan itu sendiri
hasil penelitian menunjukan bahwa akulturasi budaya lokal dan islam dalam adat pernikahan suku mbojo yang dilakukan oleh masyarakat desa rasabou kecamatan bolo kabupaten bima dalam hal pernikahan, mereka menghasilakan pembaruan antara budaya lokal dengan budaya islam dalam kehidupan sosialnya di desa rasabou.
hasil penelitian ini menunjukan bahwa tradisi mappatumbu adalah tradisi yang dilakukan masyarakat sebelum panen padi khususnya di kecamatan kindang kabupaten bulukumba. mappatumbu sendiri memeliki arti yakni memulai, tradisi ini mengandung harapan agar hasil melimpah serta meminta doa kepada allah swt untuk senantiasa diberi keberkahan.
hasil penelitian menunjukkan bahwa muhammadiyah menancapkan kakinya di kabupaten enrekang pada tahun 1933 dengan status group muhammadiyah enrekang dibawah pembinaan muhammadiyah cabang rappang tidak terlepas dari peranan ambok sakki, dimana beliaulah yang mempolopori berdirinya muhammadiyah di enrekang, hingga muhammadiyah terus berkembang dan memberikan kontribusi yang besar terhadap daerah e…
Pembahasan geografis merupakan metode yang disukai penulis-penulis Barat, yang membagi material relevannya berdasarkan wilayah, dengan menekankan ciri khusus sejarah wilayah. Pembahasan kronologis lebih disukai penulis-penulis Muslim, yang mengatur data berdasarakan peristiwa utama pada satu periode atau pada beberapa periode berturut-turut.
buku ini terdiri atas bab: 1. pannngaderreng dan unsur-unsurnya 2. konsep syariat islam 3. pengaruh Islam dalam Latoa 4. sistem integrasi panngaderreng dengan sistem syariat Islam 5. eksistensi panngaderreng masa kini