buku ini membahas tentang kebudayaan dan waktu senggang dimana istilah waktu senggang hari-hari ini tidak berkaitan dengan reflektivitas atau kontenplasi waktu senggang kini lebih berkaitan dengan rekreasi
Budaya komunikasi populer sebagai komunikasi akan pembaca bahwa abad 21 adalah abad budaya massa dan budaya media.
Buku ini terdiri dari Bab: 1. Demokrasi, Sejarah, dan Budaya Lokal 2. Dinamika Sejarah di Kawasan Malang Abad VIII-XVI 3. Posisi Strategis Kawasan Malang di Jawa Timur 4. Identitas dan Karakter Demokrasi 5. Memperkuat Simpul Demokrasi, Memberdayakan Komite Komunitas Demokrasi
Buku ini membahas tentang mengembangkan kepribadian dan wawasan pemikiran mahasiswa serta kepekaannya terhadap lingkungan budaya
Budaya Attoana adalah bentuk persembahan sesajian sebagai simbol penghormatan kepada leluhur atau nenek moyang yang dihormati masyarakat, yang memiliki sejarah dikecamatan tompobulu kabupaten gowa, budaya ini masih bertahan setelah kedatangan islam tetapi dalam prosesinya terdapat unsur kebudayaan islam.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui asal mula terjadinya tradisi kematian dikalangan masyarakat Malakaji, bagaimana proses akulturasi budaya lokal dan budaya islam dalam tradisi kematian di kelurahan Malakaji, dan untuk mengetahui bentuk-bentuk akulturasi dari budaya lokal dan budaya islam dalam tradisi kematian di kelurahan Malakaji kecamatan Tompobulu kabupaten Gowa.
Hasil penelitian menujukkan bahwa akulturasi budaya lokal dengan budaya islam dalam tradisi mattodaq boyang yang dilakukan oleh warga papalng dalam hal mendirikan rumah,mereka menghasilkan pembauran antara budaya lokal dengan budaya islam dalam kehidupan sosialnya di desa papalang.
proses aktualisasi budaya islam dalam upacara adat perkawinan di desa bontona saluk kecamatan bontomatene kabupaten kepulauan selayar sudah berlangsung sejak islam masuk ke desa bontona saluk dengan tujuan agar perkawinan berjalan dengan lancar dan kedua mempelai didoakan kehadirat allah swt.
Upacar pembuatan perahu pinisi adalah suatu kegiatan yang bisa dijadikan obyek wisata baik lokal,nasional maupun internasional,karena ritualnya sangat spesifik dan punya nilai jual.